“Kami optimistis para atlet bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Bogor,” ujar Ari.
Ari menambahkan, dukungan dari berbagai pihak tetap diperlukan untuk menjaga motivasi atlet selama masa persiapan hingga pertan-dingan berlangsung. Menurut dia, Pesonas tahun ini juga memiliki arti penting karena menjadi salah satu jalur seleksi atlet menuju kompetisi internasional.
“Ajang Pesonas tahun ini sangat penting, karena ketika atlet meraih medali emas, dia akan dikirim mewakili Indonesia di ajang SOWG di Santiago, Chile, 2027,” imbuhnya.
Pesonas II 2026 dipusatkan di Stadion Oepoi, Kupang, NTT. Ajang ini diikuti kontingen dari 24 provinsi dengan jumlah peserta sekitar 1.100 atlet disabilitas intelektual.
Kompetisi tersebut mempertandingkan tujuh cabang olahraga, yakni renang, bocce, bulu tangkis, tenis meja, senam ritmik, sepak bola, dan atletik.
Selain menjadi ajang kompetisi nasional, Pesonas juga menjadi kesempatan bagi para atlet untuk menunjukkan kemampuan dan membuka jalan menuju panggung internasional, termasuk Special Olympics World Games (SOWG).
Bagi kontingen Kabupaten Bogor, targetnya bukan hanya membawa pulang medali. Perjuangan di Pesonas juga menjadi bagian dari upaya membuktikan bahwa atlet disabilitas memiliki potensi besar yang layak mendapat ruang, fasilitas, dan dukungan berkelanjutan. (esa)