69 Atlet SOIna Bogor Bidik Prestasi di Pesonas II
Bupati Bogor Rudy Susmanto, memakaikan topi saat pelepasan 69 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor di Gedung Setda, Cibinong, Selasa 13 Oktober 2026.--
BOGOR — Keterbatasan bukan penghalang untuk meraih prestasi. Semangat itulah yang dibawa 69 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor saat bersiap berlaga di Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT), 14–18 Oktober.
Keberangkatan kontingen tersebut dilepas langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto di Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor, Cibinong, Selasa (13/10). Bukan sekadar melepas atlet menuju arena pertandingan, Rudy juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat dukungan bagi atlet disabilitas, termasuk menyiapkan pembangunan Wisma Istimewa pada 2027.
Rudy menilai, para atlet yang akan bertanding telah menunjukkan kemenangan dalam arti yang lebih luas. Keberanian untuk berlatih, berjuang, dan tampil di kompetisi nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan tidak semestinya membatasi kesempatan untuk berprestasi.
“Ini membuktikan bahwa kalian juara-juara hebat. Begitu juga orang tua yang di mata saya adalah orang-orang hebat,” kata Rudy.
Menurut dia, perjuangan atlet disabilitas intelektual patut menjadi inspirasi bagi anak-anak Indonesia. Prestasi yang mereka raih menunjukkan bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berkembang dan mengharumkan nama daerah, bahkan hingga tingkat dunia.
Rudy menegaskan, Pemkab Bogor akan terus mendukung kegiatan SOIna dan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI), baik melalui dukungan moral maupun material.
“Saya tidak sehebat kalian, tidak sekuat kalian. Tetapi, kami berkomitmen segala kegiatan SOIna, NPCI, akan terus didukung, baik moril maupun materil,” ujarnya.
Dukungan terhadap atlet disabilitas juga diarahkan pada penyediaan fasilitas yang dapat menunjang pembinaan dan aktivitas mereka. Rudy menyampaikan, Pemkab Bogor menyiapkan pembangunan Wisma Istimewa yang ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027.
Ia menyebutkan, proses perencanaan dan penyusunan detail engineering design (DED) telah selesai. Dengan demikian, tahapan menuju pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat segera dilanjutkan. “Ini sudah janji saya sebelumnya, dan Insyaallah tahun 2027 sudah bisa dibangun,” ungkapnya.

--
Rencana pembangunan Wisma Istimewa menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan dukungan yang lebih berkelanjutan bagi atlet disabilitas. Selain mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi, pembinaan juga membutuhkan fasilitas dan perhatian yang konsisten.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Bogor Asnan AP menjelaskan, Kabupaten Bogor mengirimkan 69 orang yang terdiri atas atlet, ofisial, dan tim pendukung. Mereka akan bergabung dengan kontingen Jawa Barat dalam Pesonas II 2026.
Menurut Asnan, persiapan kontingen mendapat dukungan dana hibah dari Pemkab Bogor. Meski SOIna Kabupaten Bogor baru berdiri sekitar dua tahun, organisasi tersebut telah menorehkan prestasi, termasuk di tingkat Asia. “SOIna Kabupaten Bogor baru dua tahun berdiri, tapi sudah menorehkan prestasi, termasuk di tingkat Asia,” kata Asnan.
Sementara itu, Ketua SOIna Kabupaten Bogor Ahmad Azwary, yang akrab disapa Ari, memastikan para atlet telah menjalani latihan rutin untuk meningkatkan kemampuan serta menjaga kondisi fisik dan mental menjelang pertandingan.
Sumber: