Salah satu penyebabnya adalah belum diisi atau belum lengkapnya instrumen penilaian yang telah disediakan dalam proses evaluasi.
"Ke depan saya harapkan mari kita buktikan bahwa perangkat daerah yang lain pun mampu dan bisa mengelola media sosial dengan baik," katanya.
Endin juga memberikan apresiasi kepada Diskominfosantik Kabupaten Bekasi yang mengemas Digikomfest 2026 dengan memadukan unsur edukasi dan hiburan. Menurutnya, pendekatan kreatif semacam itu dapat menjadi alternatif pemerintah dalam menyampaikan informasi dan pesan kepada masyarakat.
Ia berharap Digikomfest dapat terus dikembangkan sebagai wadah untuk memberikan apresiasi sekaligus melakukan evaluasi, mendorong inovasi, dan memperkuat kolaborasi ant perangkat daerah.
Dengan demikian, tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bekasi diharapkan semakin terbuka, akuntabel, responsif, dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.
"Mari kita bangun pemerintahan yang responsif, terbuka, adaptif, kolaboratif dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," pungkas Endin.