BBM Langka di Bali, Puan Desak Pertamina Tambah Pasokan

Rabu 14-10-2026,21:51 WIB
Reporter : Endang Sahroni
Editor : Endang Sahroni

Ia menambahkan, pena­ngan­an kelangkaan harus disertai pembagian tanggung jawab yang jelas antara pemerintah dan Pertamina. Dengan demikian, lokasi yang masih mengalami kendala, pihak yang bertanggung jawab, serta perkiraan waktu nor­ma­lisasi pelayanan dapat diketahui secara pasti.

“Pemerintah dan Pertamina perlu mengetahui lokasi yang masih terkendala, pihak yang menanganinya, dan kapan pelayanan diperkirakan mem­baik,” tegas cucu Bung Karno tersebut.

Puan mengingatkan, Bali me­rupakan salah satu des­tinasi pariwisata utama Indo­nesia yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian, termasuk sektor ekonomi kreatif dan usaha masyarakat. Karena itu, kelangkaan BBM yang berlarut-larut dikha­watirkan mengganggu aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Kelangkaan BBM yang tidak segera diatasi dapat ber­dampak terhadap pereko­nomian di Bali yang pada akhirnya akan memengaruhi ekonomi kerakyatan dan pembangunan ekonomi nasio­nal,” katanya.

DPR melalui komisi terkait, lanjut Puan, akan mengawal evaluasi ketahanan pasokan BBM di Bali, termasuk kecu­kupan cadangan operasional dan alternatif pengiriman apabila terjadi perubahan jadwal kapal.

“Per­baikan perlu me­mas­tikan gangguan pada satu tahapan dapat diantisipasi sebelum berdampak luas terhadap pelayanan,” pung­kasnya. (esa)

Kategori :